Gambar: Kata Sambutan Dari KPTA Pekanbaru (Drs. H. Mahyiddin Usman, SH.,MA)

Bengkalis || Pa-Bengkalis.go.id

Hari senin tanggal 04 Juni 2012 jam 08. 30 WIB di mulai acara pembukaan Montoring Implementasi Siadpa Plus Pengadilan Agama Se-Provinsi Riau yang langsung di buka oleh KPTA Pekanbaru (Drs. H. Mahyiddin Usman, SH.,MA).

Sambutan dari KPTA yang menyampaikan peran penting teknologi informasi bagi percepatan pelayanan lembaga peradilan terhadap masyarakat/ pencari keadilan dengan akses lebih mudah, tanpa batas. Lebih jauh, dengan TI peradilan agama dapat dikenal secara luas oleh negara lain sebagai pelayan masyarakat dengan penyelenggaraan sidang keliling dan posbakum serta melayani perkara prodeo.

Dalam sambutan lain, Bapak Rosmadi (Kasi Lab Siadpa Plus) menyampaikan bahwa sasaran kegiatan monitoring kali ini adalah bukan lagi implementasi Aplikasi Siadpa Plus secara kuantitas, melainkan lebih mengarah kepada kualitas, seberapa baik satker mengimplementasikan Siadpa Plus, tentu dengan meminimalisir kesalahan pengoperasian dengan adanya validasi. Untuk menunjang optimalisasi implementsi Siadpa Plus di tingkat satker Rosmadi berharap di masing-masing pos dalam tiap satker harus ditunjang dengan ketersediaan personal computer (PC), bukan laptop/ notebook.

Usai acara pembukaan, selanjutnya penyampaian materi monitoring yang disampaikan oleh narasumber dari Badilag yang biasa dikenal Timnas Siadpa Plus. Yaitu Dika Andrian, S.Kom dan Daud Al Wadud.

Materi monitoring dimulai dengan perkenalan setiap utusan dengan mempresentasikan  pencapaian implementasi Siadpa Plus di masing-masing Satker. 2 orang utusan PA Bengkalis, yaitu: Sudarmono, S.HI (Calon Panitera Pengganti yang juga Administrator SIADPA) dan  Januardi, S.Kom (Web Master), menyampaikan bahwa meskipun belum dapat mengukur prosentasenya, namun implementasi Siadpa Plus di PA Bengkalis telah dan terus dilakukan secara bertahap namun cukup masiv. Baik mulai penerimaan perkara di Meja-1 hingga penyelesaian perkara berupa akta cerai.

Gambar kiri: Pegawai Pa-bengkalis Foto Bersama Dengan Narasumber (Dika Adrian)
Gambar kiri: Foto Bersama Seluruh Peserta Dengan Pansek PTA Pekanbaru dan Narasumber

Para narasumber juga berdialog interaktif dengan para peserta menanyakan keluhan apa yang dialami oleh satker-satker yang ada di daerah dalam pengembangan dan penggunaan Siadpa Plus. Dan beliau juga menanyakan berapa jumlah komputer yang  bisa dimanfaatkan dalam implementasi pada  satker masing-masing peserta.

Dari presentasi dan dialog, dapat diketahui seberapa baik implementasi Siadpa Plus di tingkat satker. Bahkan diketahui juga ada utusan yang tidak membawa kelengkapan yang memadai sehingga monitoring yang sedianya untuk mengukur implementasi, menjadi pelatihan memperkenalkan kembali penggunaan masing-masing tool yang ada di aplikasi Siadpa Plus. Trouble shooting juga dibahas untuk menyelesaikan permasalahan yang banyak dialami para peserta dalam penggunaan aplikasi Siadpa Plus ini.

Materi yang paling di tunggu-tunggu oleh para peserta yaitu pembuktian dari presentasi Siadpa Plus yang ada di masing-masing satker. Para narasumber ini menilainya melalui menu Prosentase Siadpa dari web infoperkara.badilag.net. Ditampilkan pada LCD Projector, prosentase implementasi satker diketahui dengan jelas. Banyak satker dalam presentasi di awal pertemuan mengaku prosentse implementsi di satkernya tinggi, namun setelah diteliti oleh narasumber ternyata prosentasenya kecil. Karena ada banyak menu validasi mulai pendaftaran, PMH, PHS, Putus, Minutasi dan Akta belum digunakan secara baik bahkan belum sama sekali dimanfaatkan. Dan tibalah giliran pembuktian PA Bengkalis dan hasilnya sangat memuaskan, alhamdulilllah. Para narasumber mengucapkan selamat karena nilai implementasi Siadpa Plus di Bengkalis mencapai 95%, dan karenanya mendapatkan applause. Kekurangan kecil itu disebabkan karena data minutasi belum di-input sepenuhnya.

Gambar: Layout Persentase Siadpa Pengadilan Agama Bengkalis

Sebenarnya masih banyak kendala yang didapati dalam implementasi di Bengkalis, namun karena keterbatasan waktu dan kesempatan dalam kegiatan kali ini tidak memadai, maka para narasumber memberikan ruang konsultasi secara online, untuk konsultasi lebih lanjut. Dari hasil yang dicapai dan mendapatkan penilaian tinggi, terbayar sudah hasil kerja keras para Laskar Siadpa Plus PA Bengkalis atas perjuangan dan kekompakan seluruh operator dan administrator yang difasilitasi pimpinan satker.

Hari terakhir kegiatan, diisi dengan penyampaian materi penggunaan sekaligus sosialisasi infoperkara.badilag.net. pada materi ini peserta diajarkan bagaimana mengupload database Siadpa Plus ke server Badilag dengan mudah dan cepat. Validasi 100%, Go Green dalam penerimaan perkara dan Go Blue di laporan perkara (LIPA) dalam menu-menu info perkara tersebut menjadi target uploading data. Sebagian besar materi ini sudah diketahui dan telah diaplikasikan sehari-hari, sehingga utusan PA Bengkalis tidak begitu sulit untuk menerima materi yang disampaikan oleh para narasumber. Kegiatan Montoring Implementasi Siadpa Plus Pengadilan Agama Se-Provinsi Riau berakhir dan ditutup pada hari Selasa tanggal 5 Juni 2012 jam 12:30 WIB oleh Drs. Syafruddin, Pansek PTA Pekanbaru. (Tim Redaksi).

{jcomments on}