Sambutan dari Dr. H. Harun. S, SH., MH, Drs. Muchtarom, SH.,MH dan Dr. H. Bunyamin Alamsyah,SH., M.Hum

Pekanbaru || www.pta-pekanbaru.go.id

Sehubungan telah diterbitkannya informasi hasil rapat TPM Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia tahun 2015 pada tanggal 12 Agustus lalu, maka Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru akan kehilangan dua Hakim Tinggi yaitu Dra. Hj. Siti Nurjannah Diaz, SH dan Drs. Muchtarom, SH.,MH (03/09/2015).

Dari hasil TPM tersebut Hakim Tinggi satu-satunya wanita di PTA Pekanbaru Dra. Hj. Siti Nurjannah Diaz, SH nantinya akan betugas di PTA Jogyakarta sebagai HakimTinggi, sedangkan Drs. Muchtarom, SH.,MH nantinya akan bertugas di PTA Palembang.


Suasana jalannya acara di ruang serbaguna PTA Pekanbaru

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci al-quran oleh Dra. Hj. Ida Hamidah, MH, kemudian dilanjutkan dengan kata perpisahan yang disampaikan oleh perwakilan Hakim Tinggi PTA Pekanbaru Dr. H. Harun. S, SH.,MH. “Kami sangat kehilangan sekali dengan sosok bapak Muchtarom ini dikenal sebagai penceramah yang paling lucu ketika menyampaikan tausiyah, begitu juga ibu Siti sosok yang sangat berperan penting dalam memegang kas keuangan IKAHI pembukuaannya sangat teliti dan terperinci,"ujarnya.

Kemudian dilanjutkan dengan kata pamitan dari Drs. Muchtarom, SH.,MH, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pegawai PTA Pekanbaru apabila dalam melaksanakan tugas terdapat khilafan yang tanpa disengaja sekaligus meminta izin untuk pamit meninggalkan bumi lancang kuning karena akan melaksanakan tugas ditempat yang baru.

Selanjutnya sambutan dari Dr. H. Bunyamin Alamsyah,SH., M.Hum Wakil KetuaPTA Pekanbaru, ia menyampaikan acara ini diadakan secara mendadak dan tidak formal dikarenakan keesokan harinya Dra. Hj. Siti Nurjannah Diaz, SH sudah harus pamitan untuk kembali ke jogyakarta.

Acara resmi pengantar tugas nantinya akan kembali diadakan bersamaan dengan serah terima jabatan kepada pimpinan baru Pengadilan Agama di wilayah Hukum PTA Pekanbaru,”pungkasnya.


Pegawai PTA Pekanbaru bersalaman dengan Drs. Muchtarom, SH.,MH dan Dra. Hj. Siti Nurjannah Diaz, SH

Dra. Hj. Siti Nurjannah Diaz, SH segera kembali ke jogyakarta karena SK sudah diterima kemudian harus menjaga suaminya yang lagi sakit (stroke), begitu juga Drs. Muchtarom, SH.,MH yang kondisi kesehatannya saat ini masih kurang baik dan harus sering melakukkan kontrol ke Semarang.

“Semoga dengan adanya mutasi ini dapat meberikan kemudahan kepada buk siti untuk merawat suaminya dan begitu juga kepada pak Muchtarom kesehatannya bisa lebih membaik lagi, selain itu diberikan kelancaran dalam bekerja nantinya ditempat yang baru, Amin”, ujar orang nomor dua di PTA Pekanbaru tersebut.

(Tim Redaksi PTA Pekanbaru)