Dumai, 29 Oktober 2024 – Dalam upaya meningkatkan kinerja dan integritas lembaga peradilan, Pengadilan Agama Dumai menggelar acara seruan yel-yel yang dipimpin oleh Hidayatul Husna, S.H., pada Senin (28/10). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh pegawai terhadap 8 nilai utama Mahkamah Agung, yang menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan peradilan.

 Latar Belakang Kegiatan

Acara seruan yel-yel ini diadakan sebagai bagian dari program peningkatan mutu layanan publik. Dalam sambutannya, Hidayatul Husna menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai tersebut dalam budaya kerja sehari-hari pegawai. “Kami ingin setiap pegawai merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas dan profesionalisme, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

 Pelaksanaan Kegiatan

Acara dimulai dengan sambutan dari Hidayatul Husna, yang kemudian dilanjutkan dengan seruan yel-yel yang dipimpinnya dan diikuti oleh seluruh pegawai. Yel-yel ini dirancang untuk membangkitkan semangat dan menciptakan suasana positif di lingkungan kerja. “Setiap seruan adalah pengingat bagi kita untuk terus berusaha dan berinovasi dalam pelayanan,” tambahnya.

Selain yel-yel, acara ini juga diisi dengan diskusi mengenai penerapan nilai-nilai Mahkamah Agung dalam praktik sehari-hari di Pengadilan Agama Dumai. Pegawai diajak untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas. Melalui diskusi ini, diharapkan ada solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

 8 Nilai Utama Mahkamah Agung

Dalam acara tersebut, Hidayatul Husna menekankan pentingnya delapan nilai utama Mahkamah Agung yang harus diterapkan oleh setiap pegawai:

  1. Kemandirian: Kemampuan untuk berdiri sendiri dan mengambil keputusan tanpa bergantung pada orang lain, baik secara mental, emosional, maupun finansial.
  2. Integritas: Kualitas yang mencerminkan konsistensi antara nilai-nilai pribadi, tindakan, dan kata-kata, serta komitmen untuk bertindak sesuai dengan prinsip moral dan etika yang tinggi.
  3. Kejujuran: Sikap dan perilaku yang mencerminkan kebenaran, transparansi, dan keaslian dalam berinteraksi dengan orang lain, serta tidak menyembunyikan informasi penting.
  4. Akuntabilitas: Tanggung jawab untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan tindakan dan keputusan yang diambil, serta menerima konsekuensi dari hasil tersebut.
  5. Responsibilitas: Kesadaran dan komitmen untuk melaksanakan tugas dan kewajiban dengan baik, serta siap untuk menghadapi akibat dari tindakan yang dilakukan.
  6. Keterbukaan: Sikap yang menunjukkan kesediaan untuk menerima informasi, masukan, dan kritik dari orang lain, serta berbagi informasi dengan jujur dan tanpa tersembunyi.
  7. Ketidakberpihakan: Sikap adil dan objektif dalam mengambil keputusan atau memberikan penilaian, tanpa memihak kepada satu pihak atau kelompok tertentu.
  8. Perlakuan yang sama dihadapan hukum: Prinsip bahwa setiap individu, tanpa memandang status sosial, ras, atau latar belakang, harus diperlakukan secara setara dan adil oleh sistem hukum, dengan hak dan kewajiban yang sama.

 Dampak dan Harapan

Acara ini diharapkan memberikan dampak positif bagi penguatan budaya kerja di Pengadilan Agama Dumai. Dengan menerapkan nilai-nilai utama Mahkamah Agung, lembaga ini berkomitmen untuk menjadi lebih responsif dan akuntabel dalam melayani masyarakat.

Hidayatul Husna mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi seluruh pegawai. “Kita semua memiliki peran penting dalam memberikan keadilan. Melalui seruan yel-yel dan penerapan nilai-nilai ini, saya yakin kita bisa menciptakan perubahan positif yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

 Penutup

Dengan semangat baru dan komitmen yang diperbaharui, Pengadilan Agama Dumai siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi merupakan langkah konkret untuk meningkatkan integritas dan kualitas layanan peradilan, sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat akan keadilan yang cepat, tepat, dan adil.