Pangkalan Kerinci, Selasa 10 Maret 2026

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan di Bulan Suci Ramadhan, keluarga besar Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci kembali mengikuti kegiatan tausiah Ramadhan yang rutin dilaksanakan setelah shalat Zuhur berjamaah.

Pada kesempatan tersebut, tausiah mengangkat tema “Lima Nasihat Kubur yang Harus Diingat Sebelum Ajal Menjemput.” Materi tausiah ini mengajak seluruh aparatur untuk merenungkan kehidupan serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat.

Dalam tausiah disampaikan Ustazah Komariah, S.H., Panmud Permohonan, bahwa kubur seakan memberikan lima nasihat penting bagi manusia selama hidup di dunia. Pertama, kubur mengingatkan bahwa ia adalah rumah kesendirian, sehingga manusia dianjurkan memperbanyak amal saleh  sebagai teman di alam kubur. Kedua, kubur merupakan rumah kegelapan, sehingga manusia dianjurkan memperbanyak ibadah dan membaca Al-Qur’an dan perbanyak shalat malam sebagai cahaya penerang.

Ketiga, kubur adalah rumah tanah dan debu yang didalamnya ada binatang yang akan menyakiti kita, yang mengingatkan manusia untuk hidup sederhana dan tidak sombong terhadap kehidupan dunia. Keempat, kubur adalah rumah pertanyaan malaikat, sehingga setiap manusia harus mempersiapkan jawaban dengan memperkuat iman dan amal kebaikan. Kelima, kubur adalah rumah pembalasan awal dari kehidupan akhirat, sehingga setiap perbuatan di dunia akan dipertanggungjawabkan dan kita berharap dapat dapat ampunan dari Allah.

Melalui tausiah ini, para aparatur diajak untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak amal ibadah, serta memperkuat keimanan sebagai bekal menuju kehidupan yang kekal di akhirat.

Suasana tausiah berlangsung khusyuk dan penuh perenungan. Diharapkan pesan-pesan yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi seluruh aparatur agar selalu menjaga integritas, memperbanyak kebaikan, serta menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran akan tujuan akhir manusia.

Dengan adanya kegiatan tausiah Ramadhan ini, PA Pangkalan Kerinci berharap seluruh aparatur dapat mengambil hikmah dan menjadikannya sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas iman, akhlak, serta kinerja dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.(Erman_PA.Pkc)