Tembilahan – Pengadilan Agama (PA) Tembilahan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang berlangsung khidmat di halaman kantor Pengadilan Agama Tembilahan, Jalan H.R. Soebrantas Nomor 77, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan pada, Rabu pagi 20 Mei 2026.

Upacara tersebut diikuti oleh Ketua, para Hakim, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur Pengadilan Agama Tembilahan.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026 mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”

Tema tersebut mengandung makna bahwa seluruh aparatur negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga, membina, dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan publik yang berkualitas, profesional, dan berintegritas.

Dalam amanatnya, pembina upacara membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, dalam rangka Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”

Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum untuk merefleksikan kembali semangat berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak lahirnya kesadaran berbangsa dan semangat persatuan nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa kebangkitan nasional merupakan proses yang terus menyesuaikan dengan tantangan zaman. Jika dahulu perjuangan difokuskan pada kedaulatan teritorial, maka pada era saat ini tantangan bangsa telah bergeser menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” menekankan pentingnya melindungi generasi muda sebagai penerus bangsa. Pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, disebut terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program strategis nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan Cek Kesehatan Gratis, serta penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Selain itu, pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS), sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi anak-anak Indonesia.

Menutup sambutannya, Menteri Komunikasi dan Digital mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali menyalakan semangat Boedi Oetomo dengan memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta memastikan setiap langkah pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” demikian kutipan penutup sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan semangat nasionalisme dan komitmen untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Tembilahan semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan memperkuat komitmen dalam mewujudkan peradilan yang agung serta pelayanan publik yang berkualitas.