Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

PTA Pekanbaru selalu melaksanakan pembinaan mental tiap minggunya yang dilaksanakan pada hari jum’at ba’da sholat Ashar, dengan pemateri berasal dari Hakim Tinggi PTA Pekanbaru. Selain pembinaan mental rutin tersebut, PTA Pekanbaru juga menjadwalkan pembinaan mental dengan mengundang penceramah dari luar instansi PTA Pekanbaru. Sebagaimana pada hari Rabu tanggal 22 September 2021, PTA Pekanbaru melaksanakan pembinaan mental dengan menghadirkan penceramah kondang yakni Prof. H. Abdul Somad, Lc., MA., Ph.D yang dikenal dengan UAS. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personil PTA Pekanbaru dengan mengundang personil PA Pekanbaru yang berkesempatan hadir di tempat kegiatan, Ketua PA Bangkinang, dan Ketua PA Pangkalan Kerinci. Kegiatan ini juga disiarkan secara live melalui youtube dan diikuti secara virtual oleh seluruh PA dalam wilayah hukum PTA Pekanbaru.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an yang dilantunkan oleh H. Syafli Usman, SH Panitera Pengganti PTA Pekanbaru.

Dalam sambutan yang disampaikan Ketua PTA Pekanbaru Dr. H. Harun S, SH., MH beliau menyampaikan kepada seluruh yang hadir untuk mempergunakan kesempatan dan kesehatan dengan sebaik-baiknya untuk menyiapkan diri menuju kampung akhirat dan memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik lagi dalam bertugas sebagai abdi negara. Beliau mengucapkan rasa terimaksih yang sebesar-besarnya kepada Ustad Abdul Somad yang telah meluangkan waktu untuk hadir di PTA pekanbaru dalam rangka memberikan tausiah atau pembinaan mental. Karena seluruh personil PTA Pekanbaru dan PA dalam wilayah hukum PTA Pekanbaru membutuhkan bimbingan mental baik dalam mempersipakan diri untuk menghadapi kampung akhirat maupun dalam melaksanakan tugas baik itu tugas kedinasan maupun dalam bermasyarakat.

Usai sambutan dari Ketua PTA Pekanbaru, masuk pada acara inti yakni pembinaan mental/ tausiah yang disampaikan oleh Ustad Abdul Somad (UAS). UAS memulai tausiah dengan membaca tema yang tertera dalam spanduk yang telah terpasang didalam ruangan, yakni Memaknai Hijrah Dimasa Pandemi Semakin Sehat dan Berintegritas Dalam Pelayanan. Hijrah yakni perpindah, yakni berpindah atau berubah kearah yang lebih baik. Inti dari hidup adalah hijrah. Sebagaimana manusia yang awalnya berada di alam ruh, kemudian hijrah ke alam Rahim, kemudian berpindah ke dunia, berlnajut pindah kea lam barzakh dan kemudian kea lam akhirat. Filosofi dari hijrahlah yang membuat kita harus keluar dari zona nyaman.

Sebagaimana PTA Pekanbaru yang telah berhasil meraih predikat WBK dan sedang berjuang untuk meraih predikat WBBM. Ini merupakan salah satu contoh hijrah dari yang baik menuju yang lebih baik lagi. Ada tiga syarat hijrah dalam hal ini, yakni :

  1. Taat, dalam menjalani kehidupan, taat aturan merupakan salah satu kunci untuk dapat hijrah. Baik itu dalam kehidupan bermasayarakat, dalam menjalan tugas sebagai aparatur negara, dan dalam menjalankan hidup sebagai hamba Allah SWT.
  2. Tulus, orang yang tulus ikhlas tidak akan terpengaruh dan terkontiminasi dengan sesuatu hal yang akan memberikan dampak dan efek negatif. Ketulusan dan keihklasan tidak dapat dibayar dengan apapun.
  3. Semangat, taka da yang mengenal diri kita lebih baik selain diri kita sendiri. Oleh sebab itu hanya diri kita sendirilah yang dapat untuk menyemangati diri.

Dalam tausiah yang disampaikan oleh UAS, beliau banyak memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari beliau yang dapat dijadikan contoh teladan untuk semua yang menyaksikan tausiah ini. Mengenai ketaatan, ketulusan dan semangat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Semoga tausiah yagg telah disampaikan dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Berhasilnya tausiah ini apabila isi tausiah dapat dijalankan.