Dirjen Badilag sedang memberikan pembinaan yang didampingi oleh Pansek dan Waka PTA Pekanbaru

 

Pekanbaru || www.pta-pekanbaru.go.id

Usai Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (DIRJEN BADILAG) Republik Indonesia Drs. H. Abdul Manaf, SH., MH menghadiri ujian terbuka dalam rangka menyelesaikan Program Pasca Sarjana Strata 3 (tiga) Ilmu Hukum Hakim Tinggi PTA Pekanbaru Drs. H. Harun. S, SH.,MH di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau-Pekanbaru (03/07/2015).

Dirjen Badilag menyempatkan diri berkunjung ke Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru dalam rangka memberikan pembinaan kepada seluruh pegawai PTA Pekanbaru. Turut hadir juga Ketua PA Bangkinang, Ketua & Pansek PA Pekanbaru, Ketua Tanjung Pinang, Hakim Pengadilan Agama di wilayah Hukum PTA Pekanbaru. Acara dimulai pada pukul 13.30 wib yang bertempat di ruang serbaguna PTA Pekanbaru.

Dalam bimbingan tersebut ada 7 pesan yang disampaikan Dirjen Badilag, adapun diantaranya :

1. Tingkatkan Pelayanan Kepada Para Pencari Keadilan

Dirjen Badilag memberikan dukungan penuh kepada pengadilan agama yang akan menerapkan standar pelayanan bersertifikasi ISO 9001:2008. Ia berjanji akan memberikan reward bagi pimpinan PA yang telah menerapkan pelayanan menggunakan standar ISO 9001:2008.

2. Benahi Standar Keamanan di Gedung Pengadilan

Terkait masalah ini, Dirjen sangat prihatin atas musibah yang terjadi beberapa waktu lalu di PA Batam, ketika seorang suami menikam istri dan kakak iparnya menggunakan pisau sebelum sidang perceraian dimulai.

Jika ada peristiwa seperti itu, Dirjen Badilag meminta agar pimpinan PTA dan PA segera melapornya kepada pimpinan MA. "Jangan sampai kita yang di pusat tahu lebih dahulu masalah di daerah dari media. Pimpinan PA bisa langsung memberitahukan melalui telpon atau SMS kepada pimpinan Badilag terlebih dahulu," ujarnya.

3. Perhatikan kebersihan Gedung Pengadilan

Untuk itu, Dirjen Badilag meminta agar PA-PA menggalakkan kegiatan "Jum'at Bersih". Ia meminta agar satu orang pegawai diberikan tugas menjaga kebersihan ruangan masing-masing, dan tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan saja.

"Kalau semua pegawai menjaga kebersihan, insya Allah gedung pengadilan akan terlihat semakin indah," ujarnya.

4. Jaga Selalu Kekompakan

Dirjen meminta agar aparat peradilan agama menjaga kekompakan. Jangan sampai antara atasan dan bawahan, antara pimpinan dan pegawai, tidak akur hanya gara-gara masalah kecil. Ia meminta supaya permasalahan tersebut diselesaikan secara baik-baik, dan tidak diumbar ke mana-mana.

"Tolong kalau ada masalah kecil, dibicarakan baik-baik dengan atasan," pintanya.

5. Efektifkan Penyelesaian Perkara

Dengan pemanfaatan portal infoperkara, Ditjen Badilag bisa memantau penyelesaian perkara PA di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, dirinya tidak segan untuk menegur pimpinan PTA dan PA yang belum tepat waktu menyelesaikan perkara.

“Kita sudah punya datanya, mana PA-PA yang perkaranya lebih dari 5 bulan, namun belum selesai,” jelasnya.

6. Optimalkan Bantuan Panggilan Melalui Portal Tabayyun Online

Berdasarkan informasi yang diterima, masih ada PA yang kurang responsif terhadap bantuan panggilan, sehingga hal tersebut akan menghambat proses berperkara.

Terkait masalah ini, Dirjen Badilag meminta agar pimpinan PA terjun langsung memantau pengiriman bantuan relaas panggilan, sebab hal itu bukan hanya tugas jurusita. "Saya minta pimpinan PA untuk berkoordinasi dengan pimpinan PA yang dimohonkan bantuan panggilan," pintanya.

7. Silahkan PTA Menyelenggarakan Pelatihan-Pelatihan.

Dirjen Badilag menyadari bahwa unit kerja yang dipimpinnya tidak bisa menyelenggarakan pelatihan untuk seluruh aparat peradilan agama dalam waktu serentak. Karena itu, ia memberikan solusi agar PTA-PTA mengadakan pelatihan di lingkungan masing-masing.

Ia mencontohkan PTA surabaya yang mengadakan sendiri pelatihan bagi calon panitera pengganti beberapa waktu yang lalu. "Silakan PTA mengadakan pelatihan masing-masing. Nanti SK-nya tinggal diusulkan ke Ditjen Badilag," jelasnya.


Seluruh pegawai PTA Pekanbaru sedang mendengarkan bimbingan dari Dirjen Badilag

Wakil Ketua PTA Pekanbaru Dr. H Bunyamin Alamsyah, SH.,MH menegaskan PA dibawah wilayah hukum PTA Pekanbaru untuk dapat melaksanakan 7 pesan yang disampaikan oleh Dirjen Badilag tersebut.

“7 pesan tersebut sangat penting dan sangat berarti demi kemajuan Lembaga Peradilan Agama yang kita cintai ini, baik itu dari segi penegakan hukumnya maupun kenyamanan, keamanan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat”, tegasnya.

Dipenghujung acara, moderator/Pansek PTA Pekanbaru memberikan kesempatan kepada seluruh pegawai PTA Pekanbaru apabila ingin mengajukan pertanyaan kepada Dirjen Badilag. Tanpa terasa acara ini berakhir pada pukul 16.00 wib.

(Tim Redaksi PTA Pekanbaru)