Dalam filsafat politik libertarian, negara penjaga malam (bahasa JermanNachtwächterstaat) adalah negara yang hanya mengurusi militerkepolisianpengadilan untuk melindungi warganya dari agresipencurianpelanggaran kontrakpenipuan, dan menegakkan hukum kepemilikan. Bahkan penganut filsafat politik Negara kesejahteraan, menyampaikan Negara bukan hanya penjaga malam, tetapi Negara dapat memajukan kesejahteraan di suatu wilayah. Dari dua poin pandangan diatas, dapat disimpulkan bahwa pemikiran dalam bentuk apapun tidak bisa menghilangkan peran keamanan dalam menjalankan organisasi.

 

Begitu pula dengan Pengadilan Agama Ujung Tanjung, Kuasa Pengguna Anggaran Bapak Sekertaris  H. Nawawi, S.Ag didampingi Bapak Ismail, Amd dan Bapak pekerja bangunan, hari ini, Jumat, tanggal 07 Oktober 2022 di samping jalan masuk menuju pengadilan, melakukan pengukuran area yang akan dijadikan pos masuk satuan pengamanan. Menurut keterangan dari Bapak H. Nawawi disampaikan bahwa pos satpam yang dibentuk memiliki panjang 3 meter dan lebar 2 meter.

Dengan makin banyak jumlah orang yang berperkara di Pengadilan Agama Ujung Tanjung, dibutuhkan  fasilitas keamanan yang berkualitas. Diharapkan dengan segera terealisasinya pembentukan pos pertama di Pengadilan Agama Ujung Tanjung, makin meningkatkan dan memudahkan pelayanan bagi masyarakat.