Aspek utama dalam mengembangkan diri manusia terdiri aspek kognitif, aspek emosional, dan aspek motorik. Aspek Motorik sudah diperkenalkan oleh orang tua kita, sejak kecil, mulai dari diajarkan gerak badan sampai berdiri, kemudian aspek kognitif, diajarkan dari mengerti apa yang disampaikan sampai bisa berbicara sendiri, dan aspek emosional, diajarkan dari kecil untuk memahami perasaan sendiri dan orang lain. Tetapi dalam aspek emosional seringkali yang disampaikan bagaimana memahami perasaan orang lain, bagaimana citra diri di depan orang, padahal yang paling penting itu, ialah bagaimana citra diri sendiri, bagi hati kita sendiri dan Allah S.W.T, dan PA Ujung Tanjung dalam pengembangan aspek emosional ini mengadakan kajian keagamaan kitab arbain.

 

                Hari Kamis, tanggal 06 April 2023, dilaksanakan kajian yang disampaikan oleh pemateri Ibu Nurasiah, S.Ag, yang bertemakan “Mendamaikan orang yang Bertikai”, adapun kegiatan ini dihadiri oleh sebagian Aparatur Pengadilan Agama Ujung Tanjung. Dari pemaparan kajian tersebut, penulis, sekaligus jamaah pendengar menyimpulkan bahwa didasarkan pada hadits yang menyampaikan bahwa ada orang, Kita diajarkan untuk bersedekah bukan hanya materi, tetapi dapat berbentuk immateri, sedekah dengan cara membantu orang lain naik ke kendaraan, setiap langkah menuju sholat, mengangkat barang orang lain yang sedang kesusahan serta terkhusus berlaku adil dalam mendamaikan orang yang bertikai serta selain itu hendaknya dalam menjalani hidup ini, kita harus bersyukur, baik itu syukur yang sifat wajib dan sunnah dengan melaksanakan solat duha, mengucapkan tasbih, sehingga Allah memberkati kehidupan kita di dunia dan akhirat..

                Kegiatan kajian kitab, jika ditilik dari nilai nilai ASN BerAKHLAK, cerminan dari Nilai Loyal, terkait memegang teguh ideologi Pancasila, melalui pasal 1 Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa, hendaknya selalu loyal terhadap Tuhan Yang Maha Esa, atau dikenal dalam islam, Allah serta nilai SMART ASN, Integritas, hendak mengembangkan nilai-nilai moral melalui pemahaman agama.