Pangkalan Kerinci, Selasa 11 April 2023
Mutasi merupakan momok yang menegangkan di dunia pekerjaan dalam mengembangkan sumber daya manusia sebagai penggerak bagian dari struktur organisasi. Menjadi sesuatu yang pasti terjadi ibarat kata takdir yang mau tidak mau wajib dijalankan oleh pegawai/karyawan bila masih menetapkan pilihan bekerja disebuah instansi.

Ustadz Handika dalam tausiyah usai zuhur bersama di Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci menyampaikan beberapa tips untuk menenangkan hati dari ketetapan takdir 'mutasi' ini, diantaranya ialah Sabar. Umumnya ketika apa yang terjadi didalam hidup ini pasti sudah menjadi ketetapan dari Allah SWT. Memilih bersabar atas ketetapan-Nya merupakan cerminan tawakal kita selaku hamba atas takdir. Ada 3 jenis sabar yang umumnya kita terapkan dalam menerima ketetapan Allah diantaranya sabar atas ketaatan, sabar dalam meninggalkan kemaksiatan,sabar terhadap takdir yang tidak menyenangkan.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 216 yang maknanya "apa yang kamu benci belum tentu itu buruk bagimu, tapi bisa jadi apa yang kamu sukai belum tentu itu yng terbaik bagimu". "Yakinlah Allah SWT berikan tempat dan keberkahan bagi kita dimanapun kita berada, dengan demikian akan kita dapatkan hikmah atas takdir yang Allah tetapkan" nasihat ustadz Handika dalam tausiyahnya. (SR_Pkc)

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

