Pangkalan Kerinci, Jumat 22 September 2023

Tenaga Teknis Kepaniteraan PA Pangkalan Kerinci yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera, Jurusita/Jurusita Pengganti dan Panitera Pengganti mengikuti bimbingan teknis secara virtual di ruang Media Center PA Pangkalan Kerinci pada hari jum'at (22/09/2023).

Badan Administrasi Peradilan Agama (Badilag) telah sukses menyelenggarakan sebuah Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga teknis kepaniteraan dalam permasalahan wakaf. Acara yang dilaksanakan melalui platform Zoom ini merupakan langkah nyata Badilag dalam memajukan pengetahuan tentang Nazir, Ruislag/Asset Swap, dan BWI (Badan Wakaf Indonesia) di kalangan tenaga teknis peradilan Agama.

Narasumber utama dalam Bimtek ini adalah Hakim Agung yang Mulia Bapak Abdul Manaf, yang telah memberikan pandangan mendalam tentang perwakafan dan sistem hukum wakaf di Indonesia serta contoh kasus wakaf sebagai bahan diskusi. Beliau dengan bijak memandu para peserta melalui berbagai konsep dan aspek yang berkaitan dengan perwakafan, memberikan penjelasan yang sangat berharga tentang tugas Nazir, konsep Ruislag/Asset Swap dalam wakaf, serta peran BWI dalam mengelola wakaf.

Moderator acara ini adalah Bapak Muhammad Fadli Ase, yang memimpin diskusi dengan cermat dan memfasilitasi pertanyaan dan tanggapan dari seluruh peserta BIMTEK. Diskusi yang hidup dan informatif ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan narasumber, sehingga mereka dapat menggali lebih dalam tentang topik yang dibahas.

Acara ini juga diawali dengan kata pembuka yang sangat inspiratif dari Bapak Candra Boy Seroza, sebagai Direktur Pembinaan Tenaga Teknis yang memberikan penekanan pada pentingnya pemahaman ilmu perwakafan dalam mendukung berbagai kinerja tenaga teknis peradilan agama di seluruh Indonesia.

Bimtek Nazir, Ruislag/Asset Swap, dan BWI dalam Perwakafan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat pengetahuan dan keterampilan tenaga teknis kepaniteraan dalam menghadapi perkara perwakafan dengan efektif dan efisien. Badilag terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan dan pelatihan berkualitas bagi para tenaga teknis peradilan demi mendukung penyelesaian masalah sengketa seputar perwakafan yang lebih baik bagi masyarakat pencari keadilan.(mia-pkc)