Meteran dan jaringan listrik di Kantor Pengadilan Agama Tanjungpinang tersambar petir, Selasa 18 April 2015 siang kemarin. Akibatnya seluruh jaringan mati total karena sebagian besar jaringan disambar petir temasuk materan.

alt

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi saat hujan lebat mengguyur Kota Tanjungpinang itu. Namun, kerugian materil diperkirakan puluhan juta. Meteran dan Perangkatnya termasuk Jaringan listrik didalam kantor, jaringan listrik untuk lampu Taman serta seluruh perangkat komputer, server SIADPA habis tersambar petir.

alt

Peristiwa yang menggegerkan Pegawai Pengadilan Agama Tanjungpinang itu bermula, saat hujan lebat di sekitar Kota Tanjungpinang dibarengi petir. Saat para pegawai beraktivitas seperti biasanya, tiba-tiba saja suara ledakan petir besar menghentam jaringan listrik membuat puluhan pegawai di Pengadilan Agama Tanjungpinang kocar kacir, sebut Ketua Pengadilan Agama Tanjungpinang Bapak Drs. H. AMIR HAMZAH, SH. Yang pada saat kejadian beliau sedang berkatifitas diruang kerjanya.

Ketua Pengadilan Agama Tanjungpinang mengakui, kejadian tersebut terjadi begitu cepat. Ia melihat kilatan cahaya mengalir diatas pepohonan menuju arah kantor Pengadilan Aagama Tanjungpinang, Kilatan tersebut berakhir dengan ledakan di beberapa titik di kantor Pengadilan Agama Tanjungpinang

Petugas PLN Tanjungpinang rayon Bintan center yang mendapatkan laporan kejadian tersebut kemudian datang ke lokasi, dan langsung melihat beberapa peralatan yang hangus akibat sambaran petir tersebut.

{jcomments on}