alt

Bengkalis||www.pa-bengkalis.go.id

Dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan tahun 1436 H, Pengurus Dharmmayukti Karini Cabang Bengkalis mengadakan acara pengajian songsong Ramadhan.

Acara pengajian dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 12 Juni 2015 di ruang sidang 2 Pengadilan Agama Bengkalis mulai jam 14.30 sampai 15.30 WIB dihadiri oleh Pengurus dan anggota Dharmmayukti Karini Cabang Bengkalis baik dari Pengadilan Agama Bengkalis maupun Pengadilan Negeri Bengkalis.

Bertindak selaku penceramah dalam Pengajian tersebut adalah Wakil Bupati Bengkalis Drs. Suayatno. Ustadz Suayatno disamping menjabat sebagai Wakil Bupati Bengkalis juga dikenal luas sebagai ustadz dan mubaligh yang sering mengisi pengajian di banyak tempat di Bengkalis dan sekitarnya.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Drs. Zainal Aripin, SH., M.Hum. selaku pelindung Dharmmayukti Karini Cabang Bengkalis dalam sambutannya di awal acara menyampaikan ucapan terima kasih kepada ustadz Suayatno sebagai umara sekaligus ulama yang berkenan hadir mengisi pengajian songsong Ramadhan, kemudian mengharapkan kepada seluruh Pengurus dan anggota Dharmmayukti Karini yang hadir untuk mendengarkan dengan seksama pengajian yang akan disampaikan oleh ustadz Suayatno.

alt

Pada awal ceramahnya ustadz Suayatno menjelaskakan ayat tentang perintah puasa Ramadhan yaitu ayat 183 surat Al Baqarah. Dijelaskannya bahwa tujuan utama melaksanakan puasa Ramdhan adalah agar kita menjadi orang yang taqwa (muttaqin). Derajat muttaqin merupakan derajat tertinggi bagi orang Islam. Urutan derajat bagi orang Islam adalah muslim, mu’min, muhsin, mukhlis dan muttaqin.

Berkaitan dengan persiapan ibadah di bulan Ramadhan, ustadz Suayatno menyampaikan ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar puasa kita semakin berkualitas, diantaranya adalah:

Sebelum masuk bulan Ramadhan kita dianjurkan untuk minta maaf kepada sesama muslim termasuk kepada kepada orangtua dan anggota keluarga yang lain.

Melaksanakan sahur setiap hari pada bulan Ramadhan karena setiap kita sahur maka akan mendapat barokah;

Mengakhirkan waktu sahur karena hal tersebut yang disunnahkan oleh Nabi Muhammmad SAW.

Memperbanyak membaca Al Qur’an (tilawah) disertai dengan mempelajari tajwid, terjemah dan tafsirnya sehingga akan lebih bisa memahami makna yang terkandung dalam ayat yang kita baca.

Beribadah dengan tekun selama bulan Ramadhan dalam rangka untuk memperoleh lailatul qadar.

Diakhir ceramahnya, ustadz Suayatno menekankan kembali agar hal-hal tersebut diatas dapat kita laksanakan dengan sungguh-sungguh dan optimal, sehingga akan lebih memudahkan untuk mencapai derajat muttaqin yang didambakan oleh setiap orang Islam.

***(Muhammad Arif, S.Ag.,M.Si)***

{jcomments on}