alt

Gambar 1. Tampak Para Hakim dan Pegawai berkumpul di ruang sidang utama untuk mendengarkan Tausyiah dan Arahan dari Pimpinan PA. Pangkalan Kerinci, Jum’at (10/07/15)

Hari ini Jum’at 10/07/2015, Pimpinan Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci mendadak mengumpulkan Para Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional serta seluruh Pegawai dan Tenaga Kontrak Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci. Hal ini dilakukan berhubung dengan sedang hanyatnya pemberitaan di media massa baik media elektronik, cetak dan media sosial  tentang penangkapan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Hakim dan Panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan dalam upaya suap yang dilakukan oleh seorang Pengacara yang memegang perkara di PTUN Medan kamis (09/07/15).

alt

Gambar 2.Ketua PA. Pangkalan Kerinci Dra. Emaneli (Tengah) sedang memberikan Tausyiah dan Arahan Kepada seluruh Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional serta seluruh Pegawai dan Tenaga Kontrak Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci, Jum’at (10/07/15)

Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional serta seluruh Pegawai dan Tenaga Kontrak Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci untuk introspeksi diri atas apa terjadi kemaren (09/07/15) di PTUN Medan. Sungguh apabila Suap itu benar adanya dan terbukti maka ini adalah musibah bagi insan Peradilan dan mencoreng wibawah Lembaga Peradilan, kata ketua.

Ketua juga mengajak seluruh Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional serta seluruh Pegawai dan Tenaga Kontrak Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci untuk dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksi masing-masing, taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara, dan Pemerintah. Mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku, melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan dengan penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab, senantiasa menjunjung tinggi kehormatan Negara, Pemerintah, dan martabat Pegawai Negeri dan kehormatan Hakim serta senantiasa pengutamakan kepentingan Negara daripada kepentingan sendiri, seseorang atau golongan, sebagaimana sumpah dan janji jabatan yng telah kita ikrarkan, ungkap ketua, dan apabila hal tersebut telah kita pegang dan kita pedomani maka kita akan selamat didunia maupun di akhirat, tambah ketua lagi.

{jcomments on}