
Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan momen bersejarah bagi Bangsa Indonesia, ini adalah independency day Indonesia. Seolah batrai yang baru dicas begitulah gambaran bangkitnya nasionalisme rakyat indonesia pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. Memang pemberitaan media masa yang senantiasa dilihat dan didengar masyarakat Indonesia beberapa dekade terakhir lebih didominasi olehpemberitaan bobroknyo mental dan prilaku para pemimpin dan penyelenggara negara sehingga secara perlahan tapi pasti semakin mengikis rasa nasionalisme masyarakat. Namun hendaknya momen ini adalah waktu yang tepat untuk kita kembali menata bangsa ini sehingga kemerdekaan Indonesia yang sudah berumur 71 tahun tidak terasa hambar namun terasa menggelora didada setiap anak bangsa.
Untuk memupuk rasa nasionalisme itulah Pengadilan Agama Bangkinang yang secara rutin setiap tahun menggelar upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Pukul 07.30 Wib upacara mulai dilaksanakan yang menjadi pembina Upacara Wakil Ketua Pengadilan Agama Bangkinang Dra. Hj. Rosliani, SH, MA.,komandan upacara Syurya Gusmardi, SH, pasukan pengibar bendera merah putih Syukrillah, Saprianto, Mukhlis, sementara Tomi A Siahaan dan Nurbaiti sebagai pembaca pembukaan UUD 1945 dan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia serta diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati Pengadilan Agama Bangkinang. Upacara berlansung dengan hikmad ditengah cuaca cerah dan bersahabat seolah alam memberi pertanda dengan sapaan Dirgahayu indonesia.

Setelah upacara dilaksanakan maka untuk lebih memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia karyawan dan karyawati Pengadilan Agama Bangkinang membuat beberapa agenda permaian rakyat dan olah raga ringan seperti lomba membawa kelereng dengan sendok dimulut dan tenis meja serta permainan ringan lainnya.Tentu ini bukan bertujuan untuk mencari sapa yang menjadi pemenang namun yang lebih penting adalah untuk memupuk kebersamaan sebagai sesama anak bangsa wujud dari nilai falsafah pancasila.


Nilai sila ketiga dari Pancasila Persatuan Indonesia inilah yang sudah semakin luntur dari anak negri yang wilayahnya terhampar luas dari sabang sampai merauke dengan keaneka ragaman suku dan budaya serta jutaan bahkan triliunan kekayaan alam yang telah Allah anugrahkan kepada bangsa yang besar ini. Hari ini para anak bangsa begitu mudahnya saling sikut dan di adu dombahanya karena perbedaan kepentingan dan golongan.NKRI yang merupakan harga mati jika sekarang tidak kita jaga akan semakin tergerus oleh zaman, maka momen inilah saat yang tepat kembali dalam kerangka Binneka Tunggal Ika. Bangkitkan kembali nilai nasionalisme setiap anak bangsa dan satu hal yang belum kita sadari sampai saat ini bahwa kita adalah bangsa yang besar, bangsa yang harus berdiri diatas kakinya sendiri barulah negri ini dikatakan seutuhnya merdeka. Para pahlawan dan ponding father bangsa ini telah mewariskan kemerdekaan dan kebesaran bangsa ini kepada kita maka tugas kita hari inimewariskan kembalikemerdekaan dan kebesaran bangsa ini kepada anak cucu kitananti... DIRGAHAYU INDONESIAKU JAYALAH BANGSAKU................Oleeh Edy_efrizal@ocuuu
{jcomments on}

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

