4 Unsur Surat Al-Baqarah : 183
Bengkalis||www.pa-bengkalis.go.id
Bengkalis - Selasa (30/05/2017) bertepatan dengan 4 Ramadhan 1438 H, seluruh pegawai Pengadilan Agama Bengkalis melakukan aktifitas sebagaimana biasanya. Bulan Ramadhan tidak mengurangi semangat kerja dan prokdutifitas kinerja pegawai Pengadilan Agama Bengkalis. Khusus bulan Ramadhan yang waktu kerjanya telah ditetapkan oleh KEMENPAN-RB, bahwa waktu istirahat dari pukul 12.00 s/d 12.30 WIB Pengadilan Agama Bengkalis telah berkomitmen untuk mengisi waktu istirahat yang sebentar tersebut dengan kegiatan ibadah yakni sholat zuhur berjamaah dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (kultum).

(Gambar : Wakil Ketua PA. Bengkalis Menyampaikan Tausiyah Baâda Zuhur Berjamaah)
Pukul 12.13 adzan zuhur berkumandang, seluruh pegawai Pengadilan Agama Bengkalis bersegera menuju ke Mushalla Darul Ikhsan Pengadilan Agama Bengkalis untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim. Dengan dipimpin oleh imam Drs. Zulkifli, S.H., M.H., Panitera Pengadilan Agama Bengkalis, seluruh pegawai Pengadilan Agama Bengkalis sholat zuhur berjamaah.
Setelah selesai zuhur berjamaah seluruh jamaah langsung membentuk barisan melingkar untuk mendengarkan santapan rohani ramadhan dalam kegiatan kultum yang pada tanggal 4 Ramadhan 1438 H ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Bengkalis, Khoiriyah Roihan, S.Ag., M.H. Dalam kultumnya Ibu Wakil Ketua menyampaikan 4 unsur yang terkandung di dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi :
Yang artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa
 Adapun 4 unsur yang dimaksud adalah :
- Allah menyerukan kepada orang-orang beriman, tidak sekedar muslim. Karena dengan status muslim saja belum tentulah termasuk orang yang beriman.
- Allah mewajibkan puasa kepada orang-orang yang beriman tersebut. Begitu istimewanya puasa yang merupakan ibadah fisik dan hati sehingga Allah hanya menyerukan kewajiban puasa kepada orang-orang yang beriman.
- Puasa bukanlah merupakan ibadah yang baru, karena sebelum umat nabi Muhammad, S.A.W ternyata umat nabi terdahulu juga sudah mengenal ibadah puasa.
- Hasil akhir yang diperoleh dengan ibadah puasa adalah tercapainya predikat takwa.

(Foto : Suasana kultum baâda zuhur yang disampaikan oleh Wakil Ketua PA. Bengkalis)
Diakhir kultumnya, Ibu Waka juga menyampaikan resep khusus untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. âJamu Jati Kendiâ begitulah nama resep yang beliau berikan. Beliau kemudian menjabarkan apa itu Jamu Jati Kendi. âJamuâ adalah singkatan dari jaga mulut, jagalah mulut dari segala perbuatan yang mengurangi pahala bahkan membatalkan puasa. âJatiâ adalah singkatan dari Jaga Hati, jaga pula hati dari segala sesuatu yang bisa membuat ibadah puasa kita menjadi sia-sia. Dan yang terakhir âkendiâ adalah singkatan dari kendalikan diri, karena dengan pengendalian diri insyaallah kita bisa mencegah diri kita untuk tidak berbuat sesuatu yang dilarang oleh Allah S.W.T yang berkibat pada hilangnya pahala puasa kita.

***(Tim Redaksi PA Bengkalis)***
{jcomments on}

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

