Tembilahan, Senin 08 September 2025, Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, Ahmad Syarifuddin S.H.I.,M.H pimpin pelaksanaan apel Senin pagi yang dilaksanakan di halaman lapangan Upacara Pengadilan Agama Tembilahan Kelas 1B.

Tampak hadir pada pelaksanaan apel pagi tersebut Ketua Pengadian Agama Tembilahan Ahmad Syafruddin, S.H.I.,M.H, Hakim-hakim, Panitera, Sekretaris, para Panitera Muda, para Kasubbag, Jurusita, para Staf, CPNS dan siswa-siswi PKL. Pelaksanaan apel dimulai tepat pukul 08.00 WIB, dengan susunan petugas apel :

Pembina: Ahmad Syarifuddin S.H.I.,M.H (Ketua)

Komandan Barisan : Akmal Saputra (Security)

Pembawa Acara : Hairunnisa, S.Si (Staf)

Doa : Abdussamad (Staf)

Dalam amanatnya pertama-tama pembina menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadirannya bapak ibu para ASN Pengadilan Agama Tembilahan dalam pelaksanaan apel pagi ini, sholawat serta salam tidak lupa marilah sama-sama kita hadiahkan kepada junjungan alam nabi besar Muhammad SAW dengan ucapan Allahumma Sholliala Syaiidina Muhammad Waalaali Syaiidina Muhammad.

Lebih lanjut Pembina apel pada kesempatan tersebut menyampaikan pengarahannya tak henti-hentinya mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Pengadilan Agama Tembilahan agar selalu menjaga kedisiplinan kerja, jaga keharmonisan diantara kita, tingkatkan rasa syukur kita atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita, tuturnya.

Kepada bapak-bapak Hakim saya ucapkan terimakasih sudah menuntaskan tindak lanjut hasil pengawasan (TLHP) bidang dan pengawasan daerah. Dan kepada bu Sekretaris agar mempersiapkan agenda kita untuk kedepannya terkait telah terbitnya Surat Keputusan (SK) promosi mutasi pada bagian Kesekretariatan, mari laksanakan pekerjaan kita dengan baik, ayo tuntaskan segala pekerjaan kita dan jangan ditunda-tunda, tutupnya. Mengawali pelaksanaan tugas kita pada hari ini marilah sama-sama kita melafaskan ummul qur`an bismillahirrohmanirrohim.

Pelaksanaan apel tersebut berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir apel dan diakhiri dengan pembacaan 8 Nilai Utama Mahkamah Agung RI dan pembacaan doa serta ditutup dengan pembubaran barisan oleh komandan barisan.