Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Selasa, 16 September 2025, Ketua PTA Pekanbaru Dr. H. M. Sutomo, S.H., M.H. beserta rombongan melaksanakan audiensi dengan Gubernur Riau, Abdul Wahid, S.Pd.I., M.Si, di Kantor Gubernur Riau. Rombongan PTA Pekanbaru terdiri dari Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Panitera, dan Sekretaris. Audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi dalam upaya memberikan perlindungan hukum yang lebih baik bagi masyarakat. Komitmen ini ditandai dengan rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait isbat wakaf serta perlindungan hak perempuan dan anak pasca-perceraian.

KPTA menjelaskan bahwa rencana kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk memberikan kepastian hukum. Perjanjian ini nantinya akan melibatkan Pemprov Riau, seluruh pemerintah kabupaten/kota, serta para ketua pengadilan agama di wilayah Riau. “Kami melihat pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelayanan hukum dapat lebih maksimal, terutama dalam hal isbat wakaf dan jaminan hak bagi perempuan dan anak setelah perceraian,” ujar KPTA.

KPTA menuturkan, saat ini masih banyak kasus wakaf yang belum memiliki kepastian hukum secara administrasi, sehingga berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari. Data dari PTA Pekanbaru menunjukkan, rata-rata kasus permohonan isbat wakaf di Riau mencapai 40 kasus per tahun, yang sebagian besar berasal dari desa-desa terpencil.

“Dengan adanya MoU ini, kami berharap proses legalitas wakaf dapat lebih mudah dan tertib, sehingga aset wakaf dapat dikelola dengan optimal,” jelas Sutomo.

Selain isbat wakaf, fokus utama kerja sama ini adalah perlindungan hak perempuan dan anak. Ia berharap, kerja sama dengan Pemprov Riau bisa memfasilitasi pendampingan hukum dan memastikan hak-hak tersebut terpenuhi. Seringkali, hak-hak seperti nafkah iddah, mut'ah, hingga hak asuh anak tidak terpenuhi dengan baik.

Gubernur Riau menyambut baik inisiatif PTA Pekanbaru. MoU yang akan dijalankan diharapkan memperkuat keadilan sosial dan memberikan perlindungan hukum yang lebih baik, khususnya bagi perempuan dan anak yang rentan. Gubernur berharap PTA Pekanbaru menjadi mitra strategis dalam mewujudkan masyarakat yang adil, berkeadaban, dan terlindungi hak-haknya.