Pekanbaru, 22  September 2025 – Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Gelombang I Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka hari ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membekali para CPNS dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap dasar yang dibutuhkan untuk mewujudkan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan publik. 

dari Pengadilan Agama Pekanbaru diikuti oleh :

1. Anugerah Rifaldi, S.T, Teknisi Sarana dan Prasarana Pengadilan Agama Pekanbaru
2. Dea Nidya, S.H, Analis Perkara Peradilan Pengadilan Agama Pekanbaru
 
194

Acara pembukaan digelar secara online dan diikuti oleh 320 CPNS dari golongan IIIa dan IIc. Pelatihan ini mengusung tema “ASN BerAKHLAK: Profesional, Adaptif, dan Melayani”, sejalan dengan visi reformasi birokrasi pemerintah menuju world class government.

193

Dalam sambutannya, Syamsul Arief. Kepala BAdan Strajak Diklat Kumdil MA RI, menyampaikan bahwa Latsar CPNS bukan sekadar syarat formal untuk pengangkatan menjadi PNS, melainkan fondasi pembentukan karakter ASN.

“Latsar adalah bekal awal untuk membangun integritas, nasionalisme, etika publik, serta kompetensi manajerial dan teknis. ASN harus siap menghadapi tantangan global sekaligus mengabdi dengan sepenuh hati untuk masyarakat,” tegasnya.

Tahapan Pelatihan

Pelaksanaan Latsar CPNS Gelombang I TA 2025 dirancang dalam beberapa tahap, yaitu:

  1. Distance Learning / E-learning– Peserta mempelajari materi dasar ASN secara daring.
  2. Habituasi di Unit Kerja– CPNS mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN melalui proyek inovasi dan pengabdian di unit masing-masing.
  3. Klasikal / Tatap Muka– Penguatan materi, diskusi kelompok, dan praktik lapangan.
  4. Seminar Aktualisasi– Penyampaian hasil aktualisasi sebagai bentuk penerapan ilmu yang diperoleh selama pelatihan.

Harapan ke Depan

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta Latsar CPNS Gelombang I TA 2025 dapat:

  1. Menjadi ASN yang berintegritas, profesional, dan loyal terhadap bangsa dan negara.
  2. Mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan prima di unit kerja masing-masing.
  3. Menguatkan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan nasional.

Acara pembukaan ditutup dengan yel-yel semangat peserta yang menggambarkan komitmen mereka untuk menjalani pelatihan dengan penuh dedikasi. ( By Rika, O.N )