Pekanbaru, Selasa 23 September 2025 . Dari ruang Aula PTA Pekanbaru pada Hari Senin 22 September Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Bapak Drs. Muchlis, S.H., M.H..Dan Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI YM Dr. H. Yasardin, SH, M.Hum, dan Rombongan., melaksanakan kegiatan pembinaan di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran PTA Pekanbaru , Ketua, Wakil, Para Hakim Tinggi , Panitera dan Sekretaris , serta pejabat struktural dan fungsional PTA Pekanbaru dan Turut hadir pula dalam acara tersebut, para Ketua , Wakil Ketua, Sekretaris dan Panitera PA sewilayah Hukum PTA Pekanbaru. Sebelum acara Pembinaan dimulai , pada hari tersebut diawali dengan Pelantikan Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H. sebagai Hakim Tinggi PTA Pekanbaru. Dalam jabatan barunya, Dr. Mardi Candra akan diperbantukan pada Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Hakim Madya Utama merangkap Panitera Muda Kamar/Asisten Koordinator Kamar Agama di Mahkamah Agung.

Dalam acara di PTA Pekanbaru, Ketua, Wakil Ketua , Panitera dan Sekretaris PA Pekanbaru hadir memenuhi undangan acara tersebut. Bapak Drs. Samsul Amri, S.H., M.H., Nurmaisal, S.Ag.,M.H, Helmi Cendra, S.Ag., M.H.dan Zosmel Zuly, S.T., M.Sc., M.H.. Sebagai PA Terdekat hadir lengkap dan tepat waktu . Dalam pembinaan tersebut, baik Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Bapak Drs. Muchlis, S.H., M.H..Dan Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI YM Dr. H. Yasardin, SH, berpesan agar seluruh jajaran peradilan, berintegritas tinggi, baik di jajaran para Hakim, Panitera pengganti, Kepaniteraan maupun Kesekretarian, bahkan sampai ke penjaga malam.

Dalam Pembinaan disampaikan bahwa Sekarang ini kita bekerja di Lingkungan Peradilan dibawah MARI lebih berbasis integritas dan kompetensi, bukan semata senioritas. Kompetensi, jelasnya, mengandung dua sisi, Pertama, Soft kompetensi, yang meliputi sifat-sifat sebagaimana sifat Rasul, Sidiq, Amanah, Fathonah dan Tabligh. Sedangkan yang Kedua, Hard Kompetensi, meliputi skil atau kemahiran baik dalam memimpin, maupun mahir dalam melaksanakan tupoksinya. Kegiatan ditutup dengan penekanan pada pentingnya membangun kepercayaan publik. Dirjen Muchlis berpesan agar pimpinan menjadi role model, meningkatkan kualitas layanan publik, menerapkan reward and punishment secara jelas, dan terus melakukan perbaikan berkelanjutan.(By. Laelahelmi).

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

