Pekanbaru, 22 September 2025 – Seluruh aparatur Pengadilan Agama se-wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru mengikuti paparan yang disampaikan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) MA RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. Paparan tersebut menyoroti berbagai temuan Badan Pengawasan serta laporan masyarakat yang masuk melalui WA Pengaduan Ditjen Badilag.

Dalam kesempatan itu, Dirjen Badilag menegaskan bahwa aparatur peradilan agama harus bekerja secara profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi aturan. “Setiap aparatur harus mampu menjaga marwah peradilan agama dengan bekerja sesuai prosedur dan memberikan pelayanan terbaik kepada pencari keadilan,” tegasnya.

Beberapa poin penting yang disorot antara lain masih adanya keterlibatan tenaga teknis dalam perkara secara tidak semestinya, keterlambatan pengembalian sisa panjar biaya perkara bahkan hingga berbulan-bulan, penumpukan berkas eksekusi lebih dari satu tahun, serta pelayanan pengaduan masyarakat yang belum optimal. Dirjen Badilag mengingatkan agar seluruh aparatur segera berbenah dan memperbaiki layanan publik demi menjaga kepercayaan masyarakat.(GSN)