Tembilahan – Kamis 23 Oktober 2025, Pengadilan Agama Tembilahan kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Mental (Bimtal) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pengadilan Agama Tembilahan. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setelah Sholat berjamaah ini mengangkat tema inspiratif: “Semua Penyakit Ada Obatnya”, sebagai pengingat spiritual dan motivasi bagi para pegawai dalam menghadapi tantangan hidup dan pekerjaan, bertempat di musholla Al-Yamin lantai II Gedung Pengadilan Agama Tembilahan.

Kegiatan Bimtal kali ini dipandu oleh Aab Abdul Wahab, S.Sy.,M.H, yang membawakan materi dengan pendekatan religius dan psikologis. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa setiap penyakit, baik fisik maupun hati, memiliki solusi dan jalan penyembuhan. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa “Setiap penyakit pasti ada obatnya, kecuali kematian”.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan 10 hal macam-macam penyakit ASN yang sering ditemui pada lingkup kerja diantaranya :

Aids : Alfa izin dikit-dikit sakit

Flu : Facebook melulu

Kutil : Kurang teliti dalam Kerjaan

Asma : Asal mengisi Absen

Tbc : Tak bisa Computer

Kurap : Kurang rapi

Gunjal : Gaji ingin naik tapi kerja lamban

Asam : Asal sampai kantor uring-uringan atau tidur

Batuk : Banyak Ngantuk

Dimana itu semua ada obatnya dengan cara tingkatkan kedisiplinan, Integritas, Profesional dan taat pada aturan serta tingkatkan rasa syukur kita kepada Allah Swt, tegasnya.

Pelaksanaan Bimtal ini juga menjadi bagian dari implementasi Undang-undang Nomor : 5 Tahun 2014 tentang ASN, khususnya Pasal 69 yang menekankan pentingnya pengembangan karier berbasis integritas dan moralitas.

Adapun tujuan dan manfaat Bimtal agar dapat meningkatkan ketahanan mental ASN dalam menghadapi tekanan kerja dan kehidupan pribadi.

Menumbuhkan kesadaran spiritual bahwa ujian hidup adalah bagian dari proses menuju kebaikan.

Mendorong introspeksi diri agar setiap individu mampu mengenali dan mengobati “penyakit hati” seperti iri, dengki, dan sombong.

Kegiatan Bimtal berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir acara dan ditutup dengan menyantap hidangan bubur kolak makanan ringan yang telah disiapkan panitia sebagai momen memupuk rasa kebersamaan diantara para pegawai.