Selatpanjang || www.pa-selatpanjang.go.id

Selatpanjang, 22 Oktober 2025 – Dalam upaya memperdalam pemahaman sejarah lembaga peradilan Islam di Indonesia, Pengadilan Agama (PA) Selatpanjang mengikuti Seminar Nasional Mahkamah Islam Tinggi (MIT) yang mengangkat tema “Mahkamah Islam Tinggi (MIT): Pembuka Tabir Sejarah Eksistensi Peradilan Agama dalam Reformasi Hukum dan Peradilan di Indonesia.” Dihadiri Oleh Ketua PA Selatpanjang Ahmad Satiri, S.Ag., M.H., Wakil Ketua PA Selatpanjang Novendri Eka Saputra, S.H.I., M.H., Ahmad Fauzan Najmi, S.H. dan Abdurrozaq Firdaus, S.H. Kegiatan yang diselenggarakan secara nasional ini menghadirkan para akademisi, praktisi hukum, dan tokoh peradilan agama yang membahas secara mendalam peran penting Mahkamah Islam Tinggi dalam perjalanan sejarah hukum di Indonesia.

MIT dikenal sebagai cikal bakal lahirnya lembaga peradilan agama modern, yang kemudian menjadi bagian integral dalam sistem peradilan nasional. Dalam seminar tersebut, para narasumber menyoroti bagaimana Mahkamah Islam Tinggi berperan membuka jalan bagi pengakuan eksistensi peradilan agama di tengah dinamika hukum kolonial dan reformasi hukum nasional. Pembahasan juga menekankan pentingnya pelestarian nilai historis dan kontribusi MIT sebagai fondasi moral serta yuridis bagi penguatan kelembagaan peradilan agama saat ini. PA Selatpanjang yang turut hadir secara virtual melalui aplikasi zoom meeting menyambut positif kegiatan ini. Melalui kegiatan ilmiah seperti ini, diharapkan aparatur peradilan agama dapat semakin memahami akar sejarah lembaga yang mereka emban, serta memperkuat komitmen untuk terus berkontribusi dalam reformasi hukum dan pelayanan peradilan yang berintegritas, profesional, dan modern. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkokoh identitas Peradilan Agama sebagai bagian dari sistem hukum nasional yang tidak hanya memiliki dasar historis kuat, tetapi juga relevan dengan tantangan reformasi hukum dan keadilan sosial di era modern. ***__(Riz@l/Tim IT PA Selatpanjang)__***