Selatpanjang || www.pa-selatpanjang.go.id

Selatpanjang, 20 November 2025

Ada sesuatu yang sangat membekas di benak para peserta presentasi Top Digital Award yang diselenggarakan oleh panitia dari majalah ITWorks, yaitu bagaimana menjaga ketahanan cyber security IT Kantor dengan bekerjasama melalui test resiliensi dengan ethical hacker.

Apa itu ethical Hacker

Ethical Hacker adalah seorang profesional keamanan siber yang menggunakan pengetahuan dan keterampilan hacking untuk tujuan baik dan legal. Mereka sengaja mencoba menembus sistem, jaringan, atau aplikasi suatu organisasi atas izin pemiliknya, dengan tujuan: Menemukan celah keamanan (vulnerabilities), Menguji ketahanan sistem terhadap serangan, Mencegah kerugian yang bisa ditimbulkan hacker jahat (black hat hackers) dan Memberikan rekomendasi perbaikan.

Ethical hacker juga sering disebut: White Hat Hacker, Penetration Tester (Pentester) dan Security Researcher. Mereka bekerja berdasarkan Kode etik, Kontrak kerja, Batasan yang jelas dari organisasi

Sehingga setiap tindakan mereka aman secara hukum.

Bagaimana menjalin kerja sama dengan Ethical Hacker?

Kerja sama dengan ethical hacker biasanya dilakukan melalui beberapa mekanisme resmi, seperti: pertama Melalui kontrak jasa profesional. Organisasi mempekerjakan pentester atau konsultan keamanan untuk melakukan Penetration testing, Vulnerability assessment dan Audit keamanan sistem aplikasi atau jaringan. Kedua  Program Bug Bounty. Perusahaan atau instansi menyediakan program hadiah bagi siapa saja yang menemukan bug keamanan.  Contoh Google, Meta, Microsoft, GoJek, Tokopedia. Ini efektif karena membuka peluang partisipasi dari banyak ahli keamanan di seluruh dunia. Ketiga  Program Responsible Disclosure Organisasi membuat saluran resmi, misalnya: security@namaorganisasi.go.id

________________________________________

Penulis: Tim Humas PA Selatpanjang
Editor: Humas PA Selatpanjang
Dokumentasi: Protokol & Humas Pengadilan Agama Selatpanjang