Tembilahan – Pengadilan Agama (PA) Tembilahan Kelas IB menerima kunjungan Tim Pembinaan dan Pengawasan dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru yang dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 18 April 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Ketua PTA Pekanbaru Nomor 471/KPTA.W4-A/ST.PW1.1.1/IV/2026 tertanggal 8 April 2026.

Kegiatan pembinaan dan pengawasan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi peradilan berjalan secara optimal, khususnya pada aspek administrasi perkara, kesekretariatan, serta pengelolaan keuangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan publik di lingkungan Peradilan Agama.

Tim PTA Pekanbaru yang melaksanakan kegiatan tersebut terdiri dari Drs. Efrizal, S.H., M.H. selaku Hakim Tinggi, Yulia Afriyanti, S.Ag., M.H. sebagai Panitera Pengganti, Muhammad Yanis, S.Ag., M.H. selaku Kepala Bagian Umum dan Keuangan, serta Winarto, A.Md., S.H., M.H. sebagai Analis Pengelolaan Keuangan APBN.

Adapun hasil pembinaan dan pengawasan oleh Tim HATIBINWASDA mencakup beberapa aspek penting, antara lain manajemen peradilan, administrasi persidangan, administrasi perkara, pelayanan publik, serta administrasi kesekretariatan sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja satuan kerja secara menyeluruh.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim melakukan koordinasi, pemantauan, serta evaluasi terhadap berbagai aspek layanan pengadilan, termasuk optimalisasi pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), tertib administrasi perkara, serta pengelolaan keuangan yang berbasis prinsip transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, tim juga memberikan pembinaan langsung kepada seluruh aparatur PA Tembilahan guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas kinerja.

Dalam kegiatan expose pembinaan dan pengawasan, Drs. Efrizal, S.H., M.H. menyampaikan harapannya agar PA Tembilahan terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh aparatur dalam mewujudkan zona integritas. “Saya berharap PA Tembilahan ke depannya dapat berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ujarnya.

Kegiatan pembinaan dan pengawasan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan, transparansi, serta akuntabilitas kinerja di PA Tembilahan. Melalui kegiatan ini, seluruh aparatur diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan peradilan yang agung, modern, dan terpercaya di bawah pembinaan PTA Pekanbaru.

Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan dan pengawasan ini dibiayai melalui anggaran DIPA PTA Pekanbaru Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu layanan peradilan di wilayah hukum PTA Pekanbaru.