Bengkalis | www.pa-bengkalis.go.id

Selasa (02/02/2021) Ketua Pengadilan Agama Bengkalis, Rika HIdayati, S.Ag.,M.H.I., yang diwakili oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Bengkalis, Dr. Hasan Nul Hakim., S.H.I., M.A., hadiri acara tindak lanjut rakor protokol kesehatan covid-19 bersama satgas Covid Kabupaten Bengkalis, bertempat di Ruang Rapat Hang Tuah Kantor Bupati Bengkalis pada pukul 09.00 WIB.

Saat ini beberapa daerah kasus positif Covid-19 sangat mengkhawatirkan dan ada yang sudah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap ke-II, untuk itu penegakan penerapan protokol Kesehatan di Kabupaten Bengkalis perlu dilaksanakan pengawasan yang ketat dan laporan dari Satgas Covid harus selalu update.

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI pada rapat Vidcon bersama Mendagri Minggu lalu dalam rangka penegakan penerapan protokol kesehatan di Kabupaten/ Kota se-Indonesia. 

"Kita tidak bisa memastikan kapan berakhir Covid-19 ini, untuk itu kita perlu melakukan giat dan berbagai upaya untuk menangani permasalahan Covid-19 tidak hanya membutuhkan protokol kesehatan akan tetapi harus melakukan testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan)"Upaya lain yang perlu kita lakukan adalah dengan membuat video pendek dan spanduk tentang himbauan protokol kesehatan di tempat keramaian,” ungkap Sekretaris Daerah Bengkalis, H. Bustami HY.

"Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menegaskan kepada satgas agar selalu melaporkan kegiatan di masing-masing daerah melalui website di www.lapor3mkemenag.co.id, kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk selalu update melaporkan perkembangan terakhir terutama terkait pembelajaran tatap muka ini apakah sudah dilakukan evaluasi atau belum,’’ lanjut beliau.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Syafrizal, melaporkan bahwa sesuai kesepakatan SKB 4 Menteri yang lalu bahwa kami sudah melakukan protokol kesehatan yang ketat dan evaluasi dimulai administrasi maupun di lapangan terhadap pembelajaran tatap muka yang sudah dilaksanakan. Sebanyak 670 sekolah termasuk TK sebanyak 208 sekolah, SD 353 sekolah dan SMP 109 sekolah Negeri maupun swasta, sampai saat ini belum semua melakukan tatap muka, karena ada sebagian sekolah yang belum siap, karena tatap muka ini menjadi suatu pilihan siap atau tidak siap melakukan pembelajaran ini.

Kemudian Kabid P2P Dinas Kesehatan Elwizar menambahkan mengenai vaksin, untuk vaksin di Kabupaten Bengkalis akan dilaksanakan pada hari Kamis (4/2/2021), untuk tahap pertama vaksinasi dikhususkan kepada pelayananan kesehatan sebanyak 129.

 

***(Tim Redaksi PA Bengkalis)***