WhatsApp Image 2026-08-13 at 13.17.24.jpeg

pa-bangkinang.go.id

Bangkinang, Kamis, 13 Agustus 2026 – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan HUT Mahkamah Agung Republik Indonesia ke-81, Pengadilan Agama Bangkinang menggelar berbagai pertandingan dan permainan rakyat yang berlangsung meriah, penuh kegembiraan, dan kebersamaan.

WhatsApp Image 2026-08-13 at 13.21.49.jpeg

WhatsApp Image 2026-08-13 at 13.53.38.jpeg

WhatsApp Image 2026-08-13 at 13.28.49.jpeg

Beragam permainan turut dilaksanakan, di antaranya voli balon air, sarung estafet, bola air estafet, makan kerupuk, tenis meja, congklak, serta berbagai permainan rakyat lainnya. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh aparatur PA Bangkinang dan mahasiswa magang UIN Suska Riau.

Kegiatan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, meningkatkan kebersamaan, dan menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan PA Bangkinang.

Ketua PA Bangkinang, Padmilah, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa semarak peringatan HUT RI dan HUT MA-RI hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas. “Kita boleh bergembira dan menikmati rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT RI dan HUT MA-RI, tetapi jangan sampai kegiatan ini mengurangi tanggung jawab kita terhadap tugas pokok di pengadilan. Jadikan momentum ini untuk semakin kompak, semakin semangat bekerja, dan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Ketua PA Bangkinang.

Meskipun berlangsung dalam suasana santai dan penuh canda tawa, seluruh kegiatan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan tugas pokok dan fungsi masing-masing aparatur. Pelayanan kepada masyarakat dan para pencari keadilan tetap menjadi prioritas.

Kehadiran mahasiswa magang UIN Suska Riau turut menambah semarak kegiatan sekaligus menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan antara aparatur PA Bangkinang dan mahasiswa selama menjalani kegiatan magang.

Permainan rakyat seperti congklak juga menjadi bagian menarik dalam kegiatan tersebut. Selain memberikan hiburan, permainan tradisional tersebut mengandung nilai kebersamaan, strategi, ketangkasan, dan sportivitas.

Melalui kegiatan ini, PA Bangkinang menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan, kebersamaan, dan profesionalisme dapat berjalan beriringan. Aparatur dapat menikmati suasana perayaan bersama, namun tetap menempatkan tugas dan pelayanan sebagai tanggung jawab utama.

Semarak kemerdekaan bukan sekadar merayakan, tetapi juga memperkuat semangat perjuangan dalam bekerja, mengabdi, dan melayani tanpa meninggalkan tugas pokok dan tanggung jawab sebagai aparatur peradilan."Tolak Suap Tolak Gratifikasi"(ITK/TimITPABkn)