Rengat, 2 September 2026 

Pengadilan Agama Rengat mengikuti Rapat Koordinasi Badan Peradilan Agama (Rakor Badilag) secara daring pada Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini diikuti sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi, menyelaraskan kebijakan, serta memastikan satuan kerja di lingkungan peradilan agama tetap bergerak searah dengan kebijakan Badilag.

berita rengat 3012a218 172a 4fc7 a2c3 a4787930ebff

Pelaksanaan Rakor secara daring tidak mengurangi antusiasme dan keseriusan jajaran Pengadilan Agama Rengat dalam mengikuti setiap agenda yang disampaikan. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan menyimak berbagai arahan, informasi, serta pembahasan yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan agama.

Rakor Badilag menjadi momentum strategis bagi satuan kerja untuk memperoleh informasi dan arahan terkini, sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan peradilan. Berbagai hal yang berkaitan dengan peningkatan kinerja, pelayanan, serta pelaksanaan program kerja menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.

Bagi Pengadilan Agama Rengat, keikutsertaan dalam Rakor ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Setiap arahan dan kebijakan yang disampaikan diharapkan dapat dipahami dan diimplementasikan secara tepat di tingkat satuan kerja.

berita rengat 7d76088f 56fa 4837 8eff a139eff23307

Melalui kegiatan ini, PA Rengat terus mendorong terciptanya koordinasi yang efektif, komunikasi yang terbuka, serta budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan dan kebijakan peradilan. Pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan kegiatan secara daring juga menjadi bukti bahwa koordinasi dan sinergi tetap dapat berjalan secara efektif tanpa terbatas oleh jarak.

Dengan mengikuti Rakor Badilag secara aktif, Pengadilan Agama Rengat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat tata kelola, dan menghadirkan pelayanan peradilan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.