berita rengat 1bd12ef6 4037 479a ba8b 6017de9d2b15berita rengat 2039dc8e e2fa 4fc8 a8de 824b4b2aae54

Rengat, 15 Oktober 2026

Pengadilan Agama Rengat kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Mental (Bimtal) setelah salat Asar sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan, membangun karakter, serta menanamkan nilai-nilai moral bagi seluruh aparatur. Kegiatan kali ini mengangkat tema keteladanan sahabat Nabi Muhammad SAW dalam menjaga amanah dan kejujuran, dengan Hakim Aulia Rahman, Lc. sebagai penceramah.

Dalam penyampaiannya, Hakim Aulia Rahman, Lc. mengajak seluruh aparatur untuk mengambil pelajaran dari kehidupan para sahabat Nabi yang dikenal memiliki akhlak mulia, menjunjung tinggi kejujuran, serta senantiasa menjaga amanah dalam setiap tanggung jawab yang diberikan. Nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan pribadi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk integritas seseorang ketika menjalankan tugas dan kewajibannya.

Amanah dan kejujuran merupakan dua nilai fundamental yang harus senantiasa dijaga oleh setiap aparatur, khususnya dalam lingkungan peradilan. Amanah tercermin melalui kesungguhan dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab terhadap pekerjaan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sementara itu, kejujuran menjadi landasan dalam bersikap, mengambil keputusan, dan menjalankan setiap pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kisah keteladanan para sahabat Nabi, para peserta diajak untuk memahami bahwa integritas tidak hanya ditunjukkan melalui perkataan, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Sikap jujur, dapat dipercaya, disiplin, dan bertanggung jawab merupakan cerminan akhlak yang perlu terus ditumbuhkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur peradilan.

Kegiatan Bimtal ini juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri di tengah rutinitas pekerjaan. Kesibukan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat hendaknya senantiasa diimbangi dengan penguatan nilai-nilai spiritual agar setiap tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab.

Bagi aparatur Pengadilan Agama Rengat, nilai amanah dan kejujuran memiliki makna penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan peradilan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat pencari keadilan. Dengan menjadikan akhlak mulia sebagai landasan dalam bekerja, diharapkan setiap aparatur mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta berkontribusi dalam mewujudkan lembaga peradilan yang semakin baik.

Melalui kegiatan Bimbingan Mental yang dilaksanakan secara rutin, Pengadilan Agama Rengat berharap penguatan spiritual dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kinerja aparatur. Keteladanan para sahabat Nabi menjadi pengingat bahwa amanah harus dijaga dan kejujuran harus ditegakkan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

Keluarga Besar Pengadilan Agama Rengat diharapkan dapat terus mengamalkan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari pembentukan pribadi yang berakhlak mulia, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan peradilan yang berkualitas kepada masyarakat.